Indonesian Rice Merilis Video Lirik Bertajuk “Satu” dari Album “Prolog”

Surabaya – Tepat pada awal tahun 2017 Indonesian Rice beberapa waktu lalu merilis debut album pada Mei 2016 yang bertajuk “PROLOG”. Setelah merilis debut album “PROLOG”, Indonesian Rice disibukkan dengan gigs lokal setempat, luar kota, hingga sempat merapat ke Ibu Kota. Tak hanya itu, di awal tahun 2017 yang berbahagia ini Indonesian Rice akhirnya menggandeng salah satu ilustrator lokal asal Surabaya yakni Celcea Tifani. Celcea dipercaya untuk berkolaborasi dengan Indonesian Rice dalam pembuatan video lirik “Satu” yang juga menjadi salah satu lagu di dalam album “PROLOG”.

Lagu “Satu” sendiri bercerita mengenai rasa kagum seseorang yang dulu pernah dicintainya, namun dirinya sadar tidak akan bisa kembali pada masa itu. Yang ada hanyalah angan-angan untuk mencintai sosok tersebut.

Di dalam kolaborasi ini, Celcea mengungkapkan prespektifnya sebagai seorang ilustrator yang menikmati beberapa lagu dari Indonesian Rice khususnya lagu “Satu” yang kemudian dituangkan ke dalam sebuah ilustrasi. “Di dalam lagu Satu, terdapat dua bagian yakni lirik dan musik. Nah, ketika mendengarkan lagunya, saya jauh lebih menikmati musiknya. Instrumen yang saya dengarkan sangat penuh dan percaya diri, secara pribadi saya suka instrumen yang seperti itu. Ketika mendengarkan lagu Satu, ada banyaknya layer-layer dalam lagu tersebut seperti piano, brass section, vocal, dan intrsumen lainnya membuat semuanya terdengar dinamis” ujar Celcea.

Ilustrator yang kini berdomisili di Shanghai, Cina ini juga mengatakan bahwa realisasi lagu “Satu” berawal dari rasa nyaman dan kecintaannya terhadap instrumen Satu yang terdengar dinamis dan berlapis. “Dari sebuah rasa nyaman, kedekatan, dan kecintaanku terhadap instrumen Satu yang berlapis tadi, aku membuat ilustrasi yang tumpang tindih namun melengkapi. Aku juga bermain dengan warna-warna yang cukup mewakilkan perasaan saya ketika mendengarkan lagu Satu”, imbuh Celcea.