Konsermator

Uncanny x Scumbag Mutant present:

Konsermator, music and toy collaboration showcase.

Saturday, September 30th 2017 at Playhouse
Gudang Selatan No. 22, Bandung
Start from 1PM
Ticket IDR15.000

Music by:

– Uncanny (@uncannybdg)
– Rekah (@rekahruah)
– Wreck
– Noirless (@noirless_)
– The Rang-Rangs (@therangrangs)
– Curly Sound (@crsdmusic)

Urban Toys Exhibition:

-Scumbag Mutant (@si_dimski)
– Mirfak Prabowo (@mirffu)
– Addydebil (@addydebil)
– Semproel (@semproelart)
– Ermisa (@er_misaa)
– Alympu (@alympu)
– Igi Sombong (@sombong_)
– Doni Dermawan (@diarycoffie)
– Riandy Sumadinata (@sumadinata)
– Iky (@iky.z)
– Bowo baghaskara (@bowobaghaskara)
– Yyobbi (@yyobbi)
– OPS (@onikspopssial)
– Buddy Bat (@buddy_bat)
– Galih Pratama (@galihkaramba)

Supported by:

CYE Records
Royal Yawns (@royalyawns)
Microgram Ent. (@microgram.ent)

 


 

Satu tahun pasca meluncurkan extended play (EP) bertajuk Ferris Wheel pada September 2016 silam, trio alternative/noise rock multi domisili (Jakarta, Tangerang Selatan dan Bandung), Uncanny, akan kembali melepas rilisan terbaru dalam bentuk double single September mendatang. Pada kesempatan kali ini, perilisannya bisa terjadi berkat kolaborasi dengan urban toy artist Scumbag Mutant serta label Cut Your Ears! (CYE!) Records dan Royal Yawns.

Sebagai hasil kerjasama, double single ini akan terkemas dalam sebuah karakter urban toy bernama Konformator yang memuat USB flashdisk berisikan dua lagu yaitu “Lone Survivor” dan “Three Past Thirty”. “Jadi semua berawal dari Scumbag Mutant yang emang lagi serius banget aktif di dunia urban toy dan ingin bikin sesuatu yang menggabungkan mainan dan musik,” jelas Raafi Syahidan dari CYE! Records. Scumbag Mutant alias Dimski yang merupakan kreator dari beberapa karakter seperti Hanxxo, Raflexxion dan Vengeful Tarxxius tersebut mengaku kalau karakter urban toy yang dibuatnya kali ini pada awalnya mendapat pengaruh dari salah satu materi di EP Ferris Wheel.

“Sebenarnya sosok dari toy yang saya ciptakan lebih mendapat pengaruh dari lagu “Confom”. Tapi, dua lagu terbaru Uncanny juga menjadi mood booster saya dalam memvisualisasikan bentuk dari Konformator. Jujur saja, saya mendapat wujud final Konformator setelah mendengarkan dua lagu terbaru Uncanny,” jelas Dimski. Dimski juga menjelaskan kalau karakter Konformator adalah seorang loyalis perusahaan yang mendedikasikan penuh hidupnya untuk bekerja. “Konformator adalah agen perubahan, perubahan ke arah society unhumanity. Controling is everything,” tegasnya.

Untuk memperkenalkan rilisan terbarunya, Uncanny yang berpersonelkan Muhammad Suryokusumo (Gitar, vokal), Athif Aiman (drum) dan Indra Suhyar (bass) mengunggah salah satu single yang bertajuk “Lone Survivor” di kanal YouTube mereka. Pada lagu ini, untuk pertama kalinya vokal utama diisi oleh sang penggebuk drum secara penuh. Athif yang juga menulis lirik menyatakan kalau “Lone Survivor” menyampaikan tentang apa yang dirasakannya selama bekerja.

“(Liriknya tentang) sulitnya hidup di ibu kota, sendirian, mencari nafkah, bersaing dengan ribuan lainnya,” “Lone Survivor” memiliki warna yang cukup berbeda dengan materi di EP Ferris Wheel karena kali ini Uncanny terdengar lebih tegas, cepat dan tidak terlalu banyak menghadirkan bebunyian modulasi pada divisi gitar. Hal yang sama juga akan terdengar pada lagu lainnya yaitu “Three Past Thirty”.

Selain dikemas dalam karakter urban toy, nantinya seluruh materi yang termuat dalam Konformator dan EP Ferris Wheel akan diunggah ke berbagai layanan streaming oleh Royal Yawns. Khusus untuk EP Ferris Wheel, rilisan fisik akan kembali dicetak dalam bentuk CD oleh Cut Your Ears! Records.

Konformator dijual dalam paket bundle seharga Rp285.000 yang terdiri dari CD Ferris Wheel, urban toy berisikan dua lagu, t-shirt, zine dan sticker pack. Pra-pesan mulai bisa dilakukan sejak 25 Agustus dan hanya tersedia sebanyak 24 paket saja.

Proses rekaman “Lone Survivor” dan “Three Past Thirty” dilakukan di Escape Studio, Bandung yang dibantu oleh Irza Nugraha sebagai operator. Tahap mixing dan mastering dikerjakan oleh Sandi Aji „Azi‟ Suryadi.