MENJILAT MATAHARI: Merayakan Karya Rock Yockie Suryo Prayogo!

Jakarta (3/10) – Perkembangan teknologi modern memberi akses kemudahan generasi muda untuk mengenal dan mengunduh musik serta musisi dari berbagai macam negara. Di lain pihak gencarnya konser musik musisi luar negeri di Indonesia menyebabkan menurunnya apresiasi terhadap musik dan musisi dalam negeri. Padahal di era 1980an musisi Indonesia telah mampu menciptakan lagu-lagu modern berkelas internasional – jauh melampaui negara-negara seperti Malaysia, Jepang, Korea yang pada saat itu industri musiknya masih kental dengan musik tradisional.

Musik dan musisi Indonesia merupakan aset bangsa yang harus terus kita jaga. Salah satu cara mengapresiasi dan melestarikan karya mereka adalah dengan memperkenalkan karya ini kepada generasi muda melalui konser musik.
Berangkat dari kepedulian ini, Interact Mahana Live yang sebelumnya menggelar konser karya abadi Yockie Suryo Prayogo di Bandung, Malang dan Yogyakarta, bekerja sama dengan Trans Event mengajak kembali Yockie Suryo Prayogo menampilkan karya-karya besarnya dalam ranah musik rock yang akan menampilkan sisi lain Yockie sebagai penulis dan penata musik rock, berbeda dengan citranya yang lebih dikenal masyarakat sebagai penata musik pop.

Konser Yockie Suryo Prayogo in Rock MENJILAT MATAHARI akan menampilkan diva rock Nicky Astria, Andy/Rif, Ariyo Wahab dan rocker senior Setiawan Djody diselenggarakan pada Rabu, 11 Oktober 2017 di The Pallas SCBD Jakarta pukul 20.00 – 22.30 WIB. Tiket Yockie Suryo Prayogo in Rock “Menjilat Matahari” dapat diperoleh melalui ticket.mahanalive.com dengan rincian harga: VIP FDC Rp 400.000 dan Reguler FDC Rp 250.000 (harga sudah termasuk pajak dan soft drink).

Yockie Suryo Prayogo

Yockie Suryo Prayogo adalah salah satu arsitek musik berharga yang dimiliki Indonesia. Layaknya seorang arsitek yang merancang bangunan melalui sketsa, gambar dan hitungan detail, Yockie membangun sebuah lagu melalui untaian notasi-notasi yang membentuk lantunan nada dan harmoni indah melalui dentingan piano dan keyboard. Secara musikal Yockie menyelusup ke berbagai ranah musik. Kepiawaiannya bermain dalam ranah musik yang berbeda, dari rock, pop, sentuhan jazz dan klasik hingga etnik, menjadikan Yockie sangat lincah dan cair menembus genre apapun, sehingga musiknya masih terdengar indah dan tak lekang oleh waktu. Yockie pernah tergabung dalam berbagai grup rock seperti Bigman Robinson, Double O, Giant Step, Contrapunk, dan Jaguar, meski pada akhirnya Yockie memang lebih dikenal khalayak ketika ikut bergabung dalam kelompok musik rock God Bless. Lagu-lagu Godbless yang terkenal adalah karya Yockie, seperti Menjilat Matahari, Kehidupan, Suara Kita, Misteri, Cendawan Kuning, Anakku, Satanic Verses.

Tidak ingin terkungkung di wilayah rock, Yockie menyeberang ke musik pop sebagai penata musik album kompilasi Lomba Cipta Lagu Remaja (LCLR) 1977 dan 1978 dan Badai Pasti Berlalu (1977). Ia kembali bergabung bersama God Bless dan menelurkan album Semut Hitam (Logiss Record,1987) dengan konsep musik rock yang lebih segar. Di era ini juga memperlihatkan ketertarikan Yockie kembali menjamah musik rock. Ia mulai ikut menggarap berbagai album rock sebagai komposer, player, dan music director pada album album milik Mel Shandy, Ita Purnamasari, Ikang Fawzi, hingga Nicky Astria.