[Review] Makmur Sejahtera – Volume 1

 

Tahun lalu, sebuah email muncul di notifikasi kami dan memberitahukan bahwa terdapat sebuah single yang berjudul “Peperonchino” dari sebuah band yang bernama “Makmur Sejahtera”. Sekilas, dengan keterbatasan pengetahuan akan band ini, kami agak bingung dan yang ada di mindset kami adalah “Wah ini band lawak nih jangan-jangan” dengan mengacu pada nama band yang ada. Tak lama kami pun mencoba mendengarkan single tersebut dan seketika terpesona dengan keindahan lagu ini. Seperti ada sesuatu yang bersinar di dalam lagu ini, mulai dari permainan gitar dan sound sang gitaris, vokal yang khas serta gabungan vokal dari sebuah pasangan yang pas, dan juga aransemen yang gawat. Jadi single “Peperonchino” inilah menjadi penjembatan kami mengenal lebih lanjut Makmur Sejahtera.

 

Selang beberapa bulan, akhirnya album Makmur Sejahtera rilis dengan judul “Volume 1”. Album ini merupakan album yang dikerjakan dengan susah payah, memakan waktu bertahun-tahun, dan juga ini hasil dari perjalanan hidup dan perubahan mereka menjadi matang secara individu serta secara musikal. Ya, itu merupakan curhatan mereka ketika mereka manggung disalah satu acara. Album ini dibuka oleh tembang “Peperonchino” yang sudah tak diragukan lagi keberadaannya dan kualitasnya. Lalu terdapat nomor-nomor yang menurut kami patut diperhitungkan dan kuat untuk dibawa ke pendengar awam seperti kami yaitu “Perasaan Sepasang Sendal Yang Dibuang Oleh Pemiliknya Di Trotoar Jalan Karena Salah Satunya Putus Di Tengah Jalan” yang cukup brilian membawa instrumen terompet untuk membuat suatu aksen dan aransemen yang sebenarnya pun juga cukup indah, “Onigiri” yang dibawakan dengan mendayu-dayu dan membuat emosi kami terbawa, “Passer Atass” dengan transisi clean ke distorsi-nya, “Taman Bermain Senja” yang dengan nuansa riang dengan musik karnaval membawa anda seperti berada di sebuah taman sambil bermain,  dan “Post Movie Song” di penghujung album menutup dengan apik melalui gitar akustik sekaligus spoken words-nya.

Vokal khas dari Prima Mouthu, permainan gitar dan sound yang hebat dari Reddy Aulia, pukulan yang bertenaga dari Dea De Bast, dan vokal yang menyejukkan dari Shindy Farrahdiba membuat “Volume 1” menjadi seperti ini. Ya, sebuah album yang mencengangkan bagi kami karena diluar ekspektasi kami bagusnya, sekaligus bisa dibilang ini adalah album yang underrated. Sweet but deadly. Bagi Anda yang belum mendengarkannya, mungkin mulai dari Anda melihat tulisan ini lalu mendengarkan lagu mereka disini, bisa menyadari bahwa Makmur Sejatera adalah band yang luar biasa.